Showing posts with label cahaya hati. Show all posts
Showing posts with label cahaya hati. Show all posts
Saturday, December 31, 2011
Friday, December 30, 2011
Ternyata Dia Seorang Pendeta
Tak seperti biasanya, pada malam hari itu saya naik kendaraan umum untuk pulang ke rumah, sekitar jam sembilan malam. Saya menunggu di pinggir jalan daerah Jakarta Utara. Ternyata tak berlangsung lama tiba-tiba terlihat dari kejauhan ada angkutan umum yang datang, saya pun naik ke mobil tersebut dan memilih duduk di samping pak supir.
Tiba-tiba pak supir bertanya kepadaku, “Mau ke masjid Al Fudhala..?”
Jawabku ringan, “Tidak pak.”
Pak supir pun kembali bertanya, “Mau ke maqam Mbah Priuk..?”
Jawabku, “Tidak pak.”
Terbesit di hati ini, wajar kalau dia bertanya seperti itu dengan penampilanku memakai busana muslim dan memang jalur angkutan yang saya naiki melewati maqam Mbah Priuk. Mobil pun terus melaju hingga sampai di RSUD Koja yang tepat bersebrangan dengan jalan arah masuk ke maqam Mbah Priuk, pak supir itu tiba-tiba kembali bertanya, “Maaf mas, saya mau tanya menurut mas bagaimana orang-orang yang datang ke Mbah Priuk?”
Mendengar pertanyaan seperti itu saya pun semangat untuk menjawabnya, “Saya tidak suka dengan apa yang mereka lakukan pak, karena hal itu dilarang agama.”
Belum selesai saya berbicara tiba-tiba ia berkata, “Iya mas, itukan sama saja nyembah syetan [1], bukan pergi ke masjid beribadah dan berdoa di sana malah pergi ke kuburan.”
Jawabku, “Ya tidak secara mutlak pak, kalau mereka yang datang ke kuburan mbah priuk lalu berdoa meminta kepadanya atau melakukan ibadah kepada kuburan tersebut berarti mereka telah menyembah selain Allah. Kalau seseorang datang lalu di sana dia beribadah kepada Allah, sengaja dia datang ke kuburan untuk beribadah kepada Allah di sisi kuburan maka yang seperti ini perbuatan haram pak. Dilarang dalam agama islam sarana menuju kesyirikkan.”
Labels:
cahaya hati
Monday, December 26, 2011
NKRI = Negara Kristen Republik Indonesia
Minggu, 25 Desember, media massa, telivisi, radio, surat kabar, majalah, "mengayu bagyo" (merayakan) Natal, yang sangat luar biasa. Telivisi menyajikan liputan langsung upacara misa kebaktian di gereja-gereja, dan membuat laporan pandangan mata (reportase), yang sangat begitu massive.
Acara kemusyrikan itu, dapat dilihat dan dinikmati serta menjadi santapan seluruh bangsa Indonesia. Dengan begitu kaum Musyrikin dengan sangat sukses menanamkan nilai-nilai kemusyrikan ke dalam batin (hati), pikiran, dan akan menjadi perilaku bangsa Indonesia, yang mayoritas beragama Islam.
Bahkan, kegiatan Natal itu, sekarang berlangsung bukan hanya di gereja-gereja, tetapi berlangsung di sekolah-sekolah umum, yang bukan milik orang Kristen, mulai dari SD, SMP, dan SMU. Di sebuah sekolah SD di Cijantung, jelas-jelas memasang spanduk, tentang kegiatan berlangsungnya acara Natal, di sekolah itu.
Bumi Indonesia ini, di mana sebagian besar penduduknya "konon" mayoritas Muslim, tetapi ridha dengan berbagai kemusyrikan yang massive, membiarkan segala bentuk kemusyrikan, yang termasuk melakukan perbuatan (amal), yang sangat dimurkai oleh Allah Ta'ala.
Tidak ada yang menolak, dan menentangnya, serta bahkan ada tokoh partai Islam, yang mengucapkan selamat "Natal", melalui spanduk besar-besar, dan ada pula tokoh partai Islam membuat parcel, yang dibagi-bagikan kepada masyarakat, ketika menyambut Natal.
Labels:
cahaya hati
Tuesday, December 20, 2011
Ya, Saya Seorang Wahhabi (Menjawab Kedengkian Kafirin, Syiah Rafidhah & Ahli Bidah)
Oleh: Syaikh Abu Bashir Ath-Thurthusi
Sejatinya saya tidak menyukai berbagai terminologi kontemporer yang dapat memecah-belah kaum muslimin dan tidak mempunyai citra persatuan di antara mereka. Akan tetapi, saya terpaksa mendeklarasikan secara tegas dan gamblang –tanpa fanatisme dan sikap sentimen golongan– bahwa saya adalah seorang Wahhabi! Saya adalah seorang yang menaruh hormat dan simpati kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, dan kepada dakwahnya.
Sejatinya saya tidak menyukai berbagai terminologi kontemporer yang dapat memecah-belah kaum muslimin dan tidak mempunyai citra persatuan di antara mereka. Akan tetapi, saya terpaksa mendeklarasikan secara tegas dan gamblang –tanpa fanatisme dan sikap sentimen golongan– bahwa saya adalah seorang Wahhabi! Saya adalah seorang yang menaruh hormat dan simpati kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, dan kepada dakwahnya.
Apabila Wahhabiyah berarti dakwah menyeru orang kepada tauhid dan akidah yang benar, menghapuskan kesyirikan dan berlepas diri dari orang-orang musyrik, sebagaimana dakwah yang diserukan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, maka saya adalah seorang Wahhabi!
Apabila Wahhabiyah berarti dakwah menyeru manusia kepada Al-Qur‘an dan As-Sunnah, berpegang teguh kepada teladan, petunjuk, dan pemahaman salaf ash-shalih, serta memberangus fanatisme mazhab, sebagaimana dakwah yang diserukan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, maka saya adalah seorang Wahhabi!
Apabila Wahhabiyah berarti dakwah menyeru manusia kepada Al-Qur‘an dan As-Sunnah, berpegang teguh kepada teladan, petunjuk, dan pemahaman salaf ash-shalih, serta memberangus fanatisme mazhab, sebagaimana dakwah yang diserukan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, maka saya adalah seorang Wahhabi!
Labels:
cahaya hati
Wednesday, December 14, 2011
MUSLIM DEMOGRAPHICS, THE WORLD IS CHANGING
THE WORLD IS CHANGING
the global culture our children inherit will be vastly different that what it is today
Islam will overwhelm Christendom unless Christians recognize the demographic realities, begin reproducing again,
There are signs that Allah will grant victory to Islam in Europe without swords, without guns, without conquest.
We don't need terrorist, we don't need homicide bombers. the 50+ million Muslim (in europe) will turn it into a Muslim continent within a few decades."(Moammar Gaddafi)
YOU ARE ABOUT TO WITNESS A REPORT ON THE WORLD CHANGING DEMOGRAPHICS
ACCORDING TO RESEARCH, IN ORDER FOR CULTURE TO MAINTAIN ITSELF FOR MORE THAN 25 YEARS REQUIRED FERTILITY RATE 2,11 CHILDREN PER FAMILY, IF ANYTHING LESS THE CULTURE WILL DECLINE
IF 1,9 NEED REVERSED
Labels:
cahaya hati
Ingin Masuk Surga, Belajarlah Tentang Syiah
Puluhan ribu umat Syiah se-Jabodetabek, hari ini memperingati wafatnya Imam Husein di Puri Garini, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur berikut yang diberitakan oleh inilah.com saat peringatan hari asyura tanggal 6 desember 2011 yang lalu.
Musibah besar buat bangsa ini, sejak reformasi semakin tumbuh subur berbagai aliran sesat, termasuk aliran Syiah semakin berani menunjukkan eksistensinya melalui slogannya pecinta ahlu bait, banyak umat yang simpati dan menjadi pengikut agama SYIAH.
Padahal jelas-jelas aliran syiah sudah di Fatwa sesat dari dulu oleh
1. Majelis Ulama Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional bulan Jumadil Akhir 1404 H./Maret 1984 M, Fatwa bisa dilihat disini
2. Pemerintah melalui Surat Edaran Departemen Agama Nomor D/BA.01/4865/1983, tanggal 5 Desember 1983 perihal “Hal Ikhwal Mengenai Golongan Syi’ah”. baca lengkap suratnya disini.
Demikianlah persis yang disinyalir jauh oleh Prof DR Said Aqiel Siraj ( Ketua PB NU sekarang ) dalam disertasi doktoral di Universitas Ummul Quro, Makkah Tahun 1984 silam, beliau berkata “Dan merupakan perkara yang diketahui bahwasanya kaum muslimin di Indonesia menghadapi problematika-problematika besar baik problematika politik, ekonomi, social dan problematika aqidah. Di hadapan mereka musuh-musuh mereka yang menanti-nanti (*keburukan bagi) kaum muslimin berupa gerakan kristenisasi, sekuler, bathiniyah, dan sekte-sekte sesat – Syi’ah, Ahmadiyah, dan Bahaaiyah, lalu Sufiyah” (Desertasi tersebut bisa di download di http://resalty.waqfeya.com/index.php/category-96/thesis-51) terjemahnya disini
Labels:
cahaya hati
Sunday, November 27, 2011
Sholat Mereka Yang Menakjubkan..!
Salah seorang salaf mengatakan, Selama empat puluh tahun, adzan tidak pernah dikumandangkan, melainkan Sa’id bin al-Musayyib rahimahullah telah berada di mesjid sebelumnya. [Tabaqat al Hanabilah 1/141, Hilyat al Awliya 2/163, Sifat as Safwah 2/80]
‘Umar radhiallahu ’anhu pingsan ketika ia ditikam, dan berdasarkan al-muswar bin makhramah, (bahwa ia berkata) “tidak ada yang dapat membangunkannya kecuali adzan, jika ia masih hidup”. Mereka mengatakan kepadanya, “Sholat telah usai, hai amirul mukminin!”
Maka ia bangun dan mengatakan, “Sholatlah, demi Allah! sesungguhnya tidak ada bagian dalam islam bagi siapa saja yang meninggalkan sholat.” (al-muswar berkata) “Dia menunaikan sholat sedangkan luka yang dideritanya mengucurkan darah.” [Sifat as Safwah 2/131, As Siyar 5/220]
Setelah Ar-Rabi’ bin Khaytham lumpuh, ia masih tetap pergi ke mesjid dengan dibantu dua orang lelaki. Dikatakan kepadanya: “Hai Abu Yazid! Kamu memiliki udzur untuk mendirikan sholat di rumahmu.”
Ia menjawab: “Benar, tapi aku mendengar ajakan “hayya ‘alal falaah” (marilah kita menuju kemenangan), dan aku kira, bagi siapa yang mendengar hal ini, seharusnya menjawabnya walaupun dengan merangkak!” [Hilyat al Awliya 2/113]
Labels:
cahaya hati
Friday, November 25, 2011
Pemandangan Yang Belum Pernah Anda Lihat
Oleh: Ummu Mariah Iman Zuhair
Tidak diragukan lagi bahwa setiap manusia memiliki banyak gambaran dan pemandangan, akan tetapi secara tabiat dia tidak pernah melihat pemandangan-pemandangan berikut ini :
Pertama:
Saat anda diusung keranda di atas leherKedua:
Saat anda mendengar langkah seret sandal manusia setelah mereka meninggalkan anda di dalam kubur seorang diri.Ketiga:
Saat manusia seperti anai-anai yang beterbanganKeempat:
Saat matahari mendekat ke para makhluk dan engkau menunggu penghisaban
Labels:
cahaya hati
Wednesday, November 23, 2011
FENOMENA ” DOSA - DOSA MLM “
Perkembangan teknologi bukanlah sesuatu yang bisa disalahkan. Hanya saja, kebanyakan orang tidak bisa menggunakan produk kecanggihan teknologi itu dengan sebagaimana seharusnya. Cobalah kita ingat beberapa belas tahun yang silam, ketika televisi masih menjadi barang langka, ketika internet dan hape belum meluas sebagaimana sekarang. Niscaya akan kita dapati banyak kemungkaran yang dahulu jarang kita temukan terjadi secara terang-terangan ternyata pada jaman sekarang ini sudah menjadi barang yang biasa dan lumrah menghiasi PC, laptop, dan perangkat komunikasi para generasi muda dan tua bahkan anak-anak.
Coba Perhatikan hadits berikut,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا وَلاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَىْءٌ وَمَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كُتِبَ عَلَيْهِ مِثْلُ وِزْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا وَلاَ يَنْقُصُ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْءٌ
“Barangsiapa melakukan suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya ganjaran semisal ganjaran orang yang mengikutinya dan sedikitpun tidak akan mengurangi ganjaran yang mereka peroleh. Sebaliknya, barangsiapa melakukan suatu amalan kejelekan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya dosa semisal dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikitpun.” (HR. Muslim no. 1017)
Labels:
cahaya hati
Tuesday, November 22, 2011
Hikmah Dialog antara Yahudi dan Muslim
Dialog Pertama;
Pasca tragedi pembantaian kaum Muslimin oleh Yahudi di Masjid Al-Aqsho beberapa tahun yang lalu (2008), ada seorang Muslim yang bertemu dengan Yahudi, lalu dia berkata: “Meskipun lama, namun suatu ketika nanti kami akan mengusir kalian dari Palestina dengan hina dina, dan kami akan merebut kembali Masjid Al-Aqsho, sehingga pohon dan batu akan membantu kami dalam memerangi kalian”.
Yang mengherankan, orang Yahudi itu berkata: “Ya, itu benar. Hal itu kami baca di Kitab kami, dan diketahui oleh kami baik yang ‘aalim (berilmu) maupun yang bodoh, namun (yang mengalahkan kami) bukan Muslimin (semacam) kalian”.Maka si Muslim berkata: “Lalu siapa ?”. Yahudi itu menjawab: “Mereka adalah kaum Muslimin yang jumlah jama’ah Sholat Shubuhnya sama seperti jumlah jama’ah Sholat Jum’at”.
(Kitab Mukhtashor Asyrotus Sa’ah, taqdim: Syaikh Abdullah al-Jibrin, hlm.28)
Wahai kaum Muslimin, kapankah kita menjadi seperti itu ?
Bahan Renungan
Labels:
cahaya hati,
yahudi. dialog
Monday, November 21, 2011
Surat Dari Iblis Untukmu
Sungguh aku telah melihatmu kemarin…
Engkau memulai kehidupan seharian, engkau bangun dan pergi untuk bekerja tanpa memikirkan shalat fajar…!
Di kantor, engkau tidak peduli sama sekali tentang aturan halal haram, sebagaimana yang dilakukan oleh kawan-kawanmu…
Saat engkau pulang ke rumah, engkaupun menyantap makananmu tanpa menyebut nama Allah Sang Pemberi rizki kepadamu…
Juga tidak ada waktu untuk shalat Isya' sebelum tidur, meskipun kamu sempatkan nonton TV sampai engkau tertidur pulas …!
Engkau adalah seorang pengingkar nikmat dan penentang Pemberi nikmat. Aku sangat mencintaimu dengan kelakuanmu itu.
Kelakuanmu adalah salah satu sifat dari sifatku. Aku sangat berbahagia melihatmu hidup seperti itu.
Egkau adalah bagian dari diriku, dan aku adalah bagian dari dirimu.
Labels:
cahaya hati
Sunday, November 20, 2011
Wahai Wanita, Sudahilah Ujian Kalian Untuk Kami
Wahai wanita,...
Kami hanyalah insan yang lemah.
Yang bisa saja hilang pertahanan kami,
Saat godaanmu telah merasuki diri kami.
Apakah kau tahu bahwa,
Sulit untuk kami menahan pandangan
untuk tidak melihat kejeliataanmu yang kau suguhkan kepada kami.
Apalagi jika Allah menambah ujian bagi kalian dengan bentuk tubuh yang aduhai dan wajah yang mempesona.
Maka dari itulah tutupilah tubuh kalian dengan pakaian yang longgar,
Dan bentangkan kerudung hingga ke dada kalian.
Wahai wanita, kau lebih terhormat dan kami akan menghormatimu, jika kau menghormati dirimu sendiri.
Kami hanyalah insan yang lemah.
Yang bisa saja hilang pertahanan kami,
Saat godaanmu telah merasuki diri kami.
Apakah kau tahu bahwa,
Sulit untuk kami menahan pandangan
untuk tidak melihat kejeliataanmu yang kau suguhkan kepada kami.
Apalagi jika Allah menambah ujian bagi kalian dengan bentuk tubuh yang aduhai dan wajah yang mempesona.
Maka dari itulah tutupilah tubuh kalian dengan pakaian yang longgar,
Dan bentangkan kerudung hingga ke dada kalian.
Wahai wanita, kau lebih terhormat dan kami akan menghormatimu, jika kau menghormati dirimu sendiri.
Labels:
cahaya hati,
istri,
lelaki,
wanita
Saturday, November 19, 2011
Semangat Orang Cina untuk Sholat Shubuh
Apakah anda pagi tadi Sholat Shubuh.?? Berjamaah di Masjid..?? dan tepat waktu..??
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ أَثْقَلَ صَلَاةٍ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا وَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِالصَّلَاةِ فَتُقَامَ ثُمَّ آمُرَ رَجُلًا فَيُصَلِّيَ بِالنَّاسِ ثُمَّ أَنْطَلِقَ مَعِي بِرِجَالٍ مَعَهُمْ حُزَمٌ مِنْ حَطَبٍ إِلَى قَوْمٍ لَا يَشْهَدُونَ الصَّلَاةَ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوتَهُمْ بِالنَّارِ
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)
Jika Tidak, maka anda wajib malu setelah membaca kisah dibawah ini, bagaimana dengan anda yang sudah bertahun-tahun mengaku muslim..???
Lihatlah bagaimana orang-orang Cina itu shalat subuh... wahai orang yang meninggalkan shalat subuh sama sekali.
Seorang da’i duduk menceritakan pengalaman dakwahnya di hadapan seorang syaikh dan sekumpulan tentara Cina yang ikut dalam Perang Teluk.Kala itu, Syaikh menundukkan pandangannya ke tanah untuk memberikan perhatian yang besar kepada da’i tersebut yang bercerita, dia berkata:Friday, November 18, 2011
Dialog Ahli Surga dengan Ahli Neraka
Tahukah anda bahwa ahli sorga akan berbicara dengan ahli neraka? Demikian juga sebaliknya? Apa hikmah di balik dialog diantara penduduk surga dan neraka tersebut ? Kemudian bagaimana dengan keberadaan kerabat kita di dalam neraka? Tidakkah seorang manusia itu akan bersedih atasnya. sementara dia berada dalam sorga?
Hikmah dari itu semua adalah agar kebahagiaan penghuni sorga semakin bertambah dengan kenikmatan Allah atas mereka; yaitu dengan masuknya mereka ke dalam sorga serta keselamatan mereka dan api neraka. Serta agar semakin bertambah penyesalan dan kerugian penghuni neraka karena kehilangan karunia dan mendapatkan siksa.
Allah berfirman:
dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): “Sesungguhnya Kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan Kami menjanjikannya kepada kami. Maka Apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?” mereka (penduduk neraka) menjawab: “Betul”. kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: “Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim, ((QS. AI-A’raaf (7): 44))
Labels:
cahaya hati,
kafir,
neraka,
surga
Lelaki Mendapat Bidadari di Surga, Lalu Wanita Dapat Apa..??
Mungkin diantara kita sering mendengar bahwa kelak kaum laki-laki mukmin akan mendapat balasan di surga, para bidadari yang cantik jelita, yang keindahan dan kecantikannya akal manusia takkan sanggup mengungkapkannya, takpernah terlihat oleh mata, takterdengar oleh telinga, bahkan tak terbersit dalam hati sekalipun. Terus lalu para wanita mukmin mendapatkan apa..?? Bagaimana pula jika suami didunianya tidak ikut masuk surga, apakah mereka mendapat gantinya..? atau untuk yang meninggal sebelum menikah bagaimana pula..?? Berikut penjelasan dari sumber yang takdiragukan kebenarannya alquran dan hadits berikut keterangan para ulama.(1)
Syaikh Abdullah bin Jibrin menjawab :Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan.
Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan” (Ali-Imran: 195).
“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (An-Nisa’: 124).
Thursday, November 17, 2011
Pak Haji Hadiahkan Air Zam-Zam Kepada Orang Nashrani
Bisa dipastikan mayoritas jamaah haji yang pulang pasti membawa oleh-oleh air zam-zam, tapi pernahkah terpikir dibenak anda berbagi dengan sesama saudara, tetangga, teman yang non muslim..??
Saat hadir dalam Kajian Islam bersama Ustadz Hussein Yee, salahsatu Da’i dari malaysia, keturunan Cina yang dulunya beragama Budha, beliau mengajukan pertanyaan yang cukup membingungkan jama’ah, Apakah Boleh Kita memberi hadiah air zam-zam kepada orang nashrani atau nonmuslim..??
Dari penjelasan beliau, bahwa BOLEH dan tidak ada larangan memberikan air zam-zam, atau oleh2 kurma atau apasaja yang dibawa sepulang Umrah atau Haji kepada saudara kita non muslim. Hal demikian beliau praktekkan sendiri dalam keluarga dan saudara beliau yang cina di malaysia. Maklum beliau saat mendapat hidayah dan menjadi mualaf sebelumnya banyak kelaurga yang menangisinya, karena merasa akan kehilangan anak, jika dia menjadi muslim tidak mau lagi bergaul dengan keluarga dan sanak saudaranya yang china dan masih pemeluk budha.
Subscribe to:
Posts (Atom)








